Tuesday, March 6, 2007

Catatan Untuk Hati-ku




"Bergandeng Tangan Ke Surga"

Written by: Ridha Salamah; Abu Zaid
Title: Menjadi Suami Sejati (Jangan jadi Suami yang Gagal); page: 45

Menikah dan berkeluarga adalah ladang pahala. Asal menikah dan berkeluarga hanya karena Allah SWT. Dan hanya dilaksanakan sesuai aturan-Nya. Mencintai dan membenci karena-Nya. Setiap aktivitas dalam keluarga menjadi amal shalih.

Dengan memiliki istri anda dapat berkesempatan berlipat untuk meraih pahala. Berlipat peluang untuk menggapai ridho-Nya. [skip].

Isteri adalah ladang pahala bagi anda. Anda juga ladang pahala bagi isteri. [skip]. Indah bukan? Benar2 suatu keindahan yang tak terperi.

Setiap desahan nafas dan denyut jantung Anda menjadi ibadah. Mencari nafkah untuk anda dan keluarga adalah ibadah. Berbelanja ke pasar juga ibadah. Menyiapkan makan, pakaian, dan tempat tinggal semua ibadah.

Menyenangkan isteri juga ibadah. Bersenda gurau dengannya ibadah. Bahkan bersenang di ranjang pun ibadah. Mendidik, membimbing, menasehati dan memarahi isteri ibadah. Semua ibadah. Semua jalan ke surga.

Anda benar-benar berganden tangan bersamanya melanggeng ke surga. Suami shalih dan istri shalihah membangun keluarga sakinah di bawah naungan rahmat Allah. Setiap jerih payah anda berdua semakin mendekatkan ke surga. Semakin mendekatkan kepada ridho-Nya. Hingga akhirnya anda dan isteri bisa bebas dari neraka. Itulah tugas utama anda.

"Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka"
(QS: At Tahrim:6)

Sungguh, Allah SWT tak menyianyiakan usaha hamba-Nya. Dia SWT Maha Menepati Janji. Dia Maha Kuasa Menepati Janji. Tak ada suatupun penghalang bagiNya untuk mewujudkan janji-Nya. Selamat berjuang. Jadikanlah benar-benar setiap tarikan nafas dan denyutan jantung anda semakin mendekatkan ke surga. Sementara di tangan kanan anda bergelayut mesra sang isteri dengan wajah berseri penuh bahagia. Semoga!

----------

Catatan diri:

Ya Allah,
bantulah aku untuk bangkit dari lelapnya tidur,
tundukkan hati hanya kepada-Mu,
peliharalah mata dari silaunya dunia,

Agar aku bisa menjadi hamba-Mu yang Engkau sayangi,
bukan yang Engkau murkai.
Agar aku bisa menjadi suami dari kekasih hati ku yang bisa dibanggakan,
bukan yang ia benci
Agar aku bisa bersama dengan dirinya membangun keluarga yang sakinah dan tunduk hanya kepada-Mu,
bukan keluarga yang lalai dalam menjalankan perintah-Mu.

Allah,
Maafkan aku,
Karena aku telah seringkali menyakiti hatinya,
Menghancurkan harapan-harapannya,
Karena kelalaian dan kebodohan ku.

Terangilah hatiku dengan ilmu-Mu, dan cahaya hidayah-Mu.

Amin.

Wassalaam
Sidqie Djunaedi

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home