Wednesday, November 12, 2008

Double Standard In News Reporting?

Gw bingung dengan baca berita disini.

1. Article 1 - Teacher
--> Ini yang diberitain temen gw pas SMA. Dan gw penasaran dengan kelanjutan berita ini, karena, sedikit membingungkan. Orang na pas SMA orang na pendiem / ga macem2. Penasaran, apakah ada bukti2 nya.
Jadi, sampe skarang, atau pada waktu penulisan berita, temen gw ini masih belum convicted. Masih "Accused".

Anyway, that's not what matters.
Article kedua lanjutan: *well, actually ini artcile yang pertama kali keluar ... this one:
Terus, barusan nemu article ini

2. Article Pembanding - Rape Own Mother
Yang ini orang na sudah terbukti. "Convicted". Pada saat penulisan article pertama (tidak ada di link), masih belum dijatuhkan hukuman.


Apa yang bikin gw bingung, dan bilang double standard?

Article pertama:
Masih accused, tapi sudah dikasih tau namanya, dan diliatin fotonya.

Article kedua:
Sudah convicted, tapi tidak ada pemberitaan nama, dan tidak ada foto. Bahkan, dituliskan di dalam article na: "She said the fact that the man, who cannot be named, had been raised by his father in Western Australia meant he did not have a normal mother-child bond."

Apakah karena: ""He is a talented athlete but his ability as a sportsman and employment opportunities have been affected by his problems with drugs and alcohol," she said."



Seriously, screw this bullcrap!!

Hey, I objected to article putting name and photo, not because she was my old friend. Nor because she was wearing a hijab. If another person is still at the stage of "accused" and waiting for trial, and his/her name everywhere in the media, and suddenly, court finds that s/he is innocent ... that's damaging character already. It will take a long time to clean up the name and the mess on the backtrail.

It does put some questions in my mind, what the hell is the media trying to do?
Why for 2nd article, where the person already convicted, why there's no mention of name, or put a photo of the guy there, to increase society awareness and becareful of that guy next time around. Different story if on article 1, the "accused" phase, moved to "convicted" phase. Or have a blanket standard: for accused, no photo and no name mention. For convicted, state name or initial, or whatever. Dont make things different... #$^(@(&#(^


Heran ...

Sampah ...

Missing My Other Half

Udah seminggu lebih Ranie dan Shaafazka pulang ke Jakarta
Udah seminggu lebih, gw officially jadi bakelor kampung (temporary position, contracted for 1 month).

Anyway, missing development on Shaafazka's 7 month progress.
Kata Ranie, kemaren udah belajar berdiri sendiri, dari duduk. Engga dipegang, cuman masih ati2 aja tangan jaga2 disekililing na Shaafazka.
Suka na nungging2, engga mau ngenain lutut na di lantai. Mungkin sakit kali ya? Kayaknya udah mau lari/langsung jalan deh ... hmm ... we'll see.
Terus, suka banget skarang ngulang2 huruf2 vokal, yang berderet (typical development milestone of a 6-9 months old bubzy). Kayak Da Da Da Da Da ...


Cepetan pulang yah Bunda ... Shaafazka.


Wassalaam


Wednesday, November 5, 2008

missing my other half ....

Weh, semalem, pulang2 dari airport nganterin ranie dan shaafazka pulang indo ...
Sepi banget rumah.

Aneh ...


And suddenly, rumah na jadi kayak kegedean buat sendiri.
Iyalah, gw biasanya cuman nyewa kamar pas lagi skolah/kuliah ...


Owh well, banyak PR di rumah:
1. Bersih2 rumah. Pastinya. Dari mulai cuci piring yang numpuk, cuci baju2 yang masih sisa, beresin kamar depan. Vacuum, dll, yah .. biasa lah.
2. Siapin dokumen2 buat mortgage broker, yang kurang2 apa aja.
3. Maen pingpong malam ini, malam besok dan malam2 selanjutnya.
4. Hunting photo tiap weekend, kecuali,
5. Sabtu sore, karena sabtu sore jadwal maen tenis.
7. Sering2 maen ke rumah Lukman / Fariz, buat maen PS3: Soul Calibur
8. Beli mie goreng 1 box. Karena balik lagi ke jadwal acara bujang lapoek yang padat, seperti yang disebut di point2 diatas.

Yaps.


Monday, November 3, 2008

Temporary Bakelor

Halah ...

Ranie dan Shaafazka pulang ke Indonesia deh, besok rabu malam. Tepatnya, hari kamis, tgl 6 Nov, jam 00:50 (mun teu salah mah), naek SQ. Bakalan liburan untuk 35 hari. Pulang lagi 11 Dec. Seminggu disini, langsung lanjut lagi ke Adelaide, karena Uqon dan Andri (adek2 na Ranie).

Di rumah sepi lagi deh.

Hmmmpphhhh ...


This is gonna be weird for a month.

Biasanya pulang ke rumah ada yang bisa diajak ngobrol dan bercanda,
Atau maen2 ama Shaafazka,

Sepi lagi deh ...

Back to the old days.


Coepoe.


Wassalaam
Sidqie