Tuesday, September 18, 2007

Ozip Article Oct 07 - Mengenal Kegunaan Filter Bag 2

Mengenal Kegunaan Filter Dalam Fotografi, bag 2

Menyambung diskusi kita dalam edisi Ozip bulan lalu, ada beberapa jenis filter lainnya yang sering digunakan dalam landscape fotografi.

1. Polarising Filter
Kegunaan filter ini adalah untuk memperkuat saturasi warna pada gambar dan memperdalam biru langit, dan juga membantu mengurangi ‘glare’ atau refleksi (misalnya dari air, ataupun kaca). Ini adalah salah satu filter yang sangat berguna, dan sangat membantu apalagi dipakai pada hari yang cerah.

Yang harus diingat adalah, polariser akan mengurangi 1-2 stop cahaya yang masuk ke dalam sensor/film.

Type filter ini pun ada yang slot-in filter dengan memakai filter holder, dan ada juga yang berbentuk circular untuk diletakkan langsung di front-elemen lensa yang anda gunakan. Namun, berbeda dengan GND filter, untuk polariser, filter berbentuk circular adalah yang paling populer.


2. Neutral Density Filter (ND Filter)
Bila GND filter digunakan untuk mengurangi cahaya yang masuk ‘partially’, ND filter mengurangi cahaya secara keseluruhan. Filter ini sangat efektif bila IndoMelbournian menginginkan longer exposure, dan bermanfaat juga untuk macro-fotografi yang menggunakan fill-in flash.

Type filter tersedia dalam circular ‘screw-in’ dan square ‘slot-in’.

3. Filter dalam Digital Editing Software
Ada beberapa jenis filter konsensional yang bisa ditiru di dalam editing software seperti Photoshop.

3.1. Warm-Up Filter
Ini biasanya digunakan untuk menambah sedikit warna warm-orange dalam gambar. Bila anda pemakai Digital SLR, ini bisa dilakukan dengan merubah white-balance setting atau mengedit RAW file di PC.

3.2. Coloured-Graduated
Filter ini sekilas terlihat seperti GND, tapi filter ini berwarna (e.g. biru) instead of grey. Ini digunakan untuk menambah soft-colour pada image.

Beberapa brand filter yang tersedia di market adalah Lee, B+W, Hoya, Cokin, Singh-Ray.

Regards,
Sidqie Djunaedi
(md81.deviantart.com)

Ozip Article Oct 07 - Mengenal Kegunaan Filter Bag 2

Mengenal Kegunaan Filter Dalam Fotografi, bag 2

Menyambung diskusi kita dalam edisi Ozip bulan lalu, ada beberapa jenis filter lainnya yang sering digunakan dalam landscape fotografi.

1. Polarising Filter
Kegunaan filter ini adalah untuk memperkuat saturasi warna pada gambar dan memperdalam biru langit, dan juga membantu mengurangi ‘glare’ atau refleksi (misalnya dari air, ataupun kaca). Ini adalah salah satu filter yang sangat berguna, dan sangat membantu apalagi dipakai pada hari yang cerah.

Yang harus diingat adalah, polariser akan mengurangi 1-2 stop cahaya yang masuk ke dalam sensor/film.

Type filter ini pun ada yang slot-in filter dengan memakai filter holder, dan ada juga yang berbentuk circular untuk diletakkan langsung di front-elemen lensa yang anda gunakan. Namun, berbeda dengan GND filter, untuk polariser, filter berbentuk circular adalah yang paling populer.


2. Neutral Density Filter (ND Filter)
Bila GND filter digunakan untuk mengurangi cahaya yang masuk ‘partially’, ND filter mengurangi cahaya secara keseluruhan. Filter ini sangat efektif bila IndoMelbournian menginginkan longer exposure, dan bermanfaat juga untuk macro-fotografi yang menggunakan fill-in flash.

Type filter tersedia dalam circular ‘screw-in’ dan square ‘slot-in’.

3. Filter dalam Digital Editing Software
Ada beberapa jenis filter konsensional yang bisa ditiru di dalam editing software seperti Photoshop.

3.1. Warm-Up Filter
Ini biasanya digunakan untuk menambah sedikit warna warm-orange dalam gambar. Bila anda pemakai Digital SLR, ini bisa dilakukan dengan merubah white-balance setting atau mengedit RAW file di PC.

3.2. Coloured-Graduated
Filter ini sekilas terlihat seperti GND, tapi filter ini berwarna (e.g. biru) instead of grey. Ini digunakan untuk menambah soft-colour pada image.

Beberapa brand filter yang tersedia di market adalah Lee, B+W, Hoya, Cokin, Singh-Ray.

Regards,
Sidqie Djunaedi
(md81.deviantart.com)

Ozip Article Sept 07 - Mengenal Kegunaan Filter dalam Fotografi – GND Filter

Ozip Article Sept 07 - Mengenal Kegunaan Filter dalam Fotografi: GND Filter


“Filter untuk fotografi? Hmm, gunanya untuk apa yah? Bisa engga pake filter function dari Photoshop?”

Generally, filter adalah satu objek transparan yang diletakkan di depan lensa, yang gunanya untuk mengurangi, memanipulasi dan mengontrol cahaya yang masuk ke dalam sensor/film. Biasanya filter ini terbuat dari plastik atau kaca, dengan bermacam-macam bentuk dan harga.

Paket digital imaging software seperti Photoshop, ataupun in-camera function seperti white balance selection memang bukan filter dalam artian diatas. Tetapi fungsinya bisa menyerupai beberapa tradisional filter. Yang harus diingat, digital editing bukan ‘perfect substitute’ untuk fotografi filter.

Dalam edisi OZIP bulan ini dan kedepan, kita membahas beberapa filter bagi anda yang menyukai outdoor fotografi.

1. Graduated Neutral Density (GND) Filter.
→ GND filter biasanya digunakan dalam situasi dimana langit dan foreground tanah mempunyai perbedaan dynamic range yang signifikan (i.e. langit terang, tanah gelap), dan menyeimbangkan eksposure antara keduanya.
Contoh:
1.1. Before (No Filter):
File_1_NoFilter

1.2. After (With GND Filter):
Fields Of Gold


Untuk mendapatkan efek yang sama di Photoshop, anda bisa menggunakan Gradient Tool, Curve, Level, dengan menggabungkan dua gambar atau lebih, tapi dengan exposure value yang berbeda (EV0, EV+1, EV-1). ‘Resiko’ yang anda hadapi adalah menggunakan waktu yang lebih dalam editing process, mendapatkan noise yang tinggi bila mengambil file dengan menaikkan EV dari underexposed RAW foto.

Type filter ini ada yang ‘soft-edged’ dan ‘hard-edged’ dan tersedia dalam bentuk ‘slot-in’ filter dengan filter-holder, ataupun jenis circular untuk diletakkan langsung di depan lensa yang anda gunakan. Hanya saja, type circular ini kurang fleksibel jika dibandingkan dengan slot in filter. Beberapa merk filter yang sering digunakan adalah: Cokin, Lee, dan Singh Ray.

Have fun shooting! ☺

Regards,
Sidqie (md81.deviantart.com)

Monday, September 3, 2007

We luv you before we even see you

Saya masih teringat, 4 minggu yang lalu, berita kedatangan-mu disampaikan oleh istri-ku tersayang.

Kami tersungkur, bersujud terhadap yang Maha Kuasa ...

Dan kami pun melantunkan do'a


"Terima kasih Ya Allah,
Terima kasih Ya Rabbi, atas nikmat-Mu dan kepercayaan-Mu untuk menitipkan dia
kepada kami ...
Jangan biarkan kami lalai dalam menjalankan amanah dari-Mu"

Ah, anak-ku ...
4 minggu yang lalu masih terdengar sangat asing ...
Bahwa titipan Allah, berada di dalam rahim istriku tersayang.

Ayah-Bunda ... panggilan itu yang kami inginkan terlantun dari bibir-mu kelak.

Seringkali ayah membisikkan kata-kata diatas perut ibunda.

"Anak-ku sayang ...
Kami menunggu kedatangan-mu di dunia ini ...
Dengan penuh pengharapan
Dengan penuh do'a ...
Jadilah anak kami yang shaleh dan bertaqwa.
Anak kami yang bisa kami banggakan dihadapan Ilahi.
Karena Engkau adalah titipan-Nya.

Cintailah ibu-mu kelak, wahai anak-ku ...
Karena perjuangan-nya mengandung-mu itu tidaklah mudah.
Jangan engkau lontarkan kata-kata yang menyakiti hati-nya yang penuh kelembutan.

Ah ... anak-ku,
Cintailah kami sebagai orang-tua mu
Maafkan kami atas segala kekurangan kami dalam membesarkan-mu kelak.

Anak-ku ... kami mencintai-mu,
meskipun Allah belum mempertemukan kita.

Insha Allah, that time will come.